Pembalap andalan Ducati, Francesco Bagnaia, dilaporkan tengah mengalami masa sulit dalam mengembalikan performa terbaiknya pada musim MotoGP 2026. Hingga saat ini, pembalap asal Italia tersebut masih berupaya keras menemukan solusi atas berbagai kendala teknis maupun non-teknis yang menghambat pencapaian maksimalnya di lintasan balap.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi manajemen tim Ducati. Melihat situasi Bagnaia yang belum juga bangkit, Ducati dikabarkan mulai mempertimbangkan dan menerapkan sejumlah langkah yang tidak biasa atau tidak lazim guna memecah kebuntuan tersebut. Strategi baru ini diharapkan mampu memberikan stimulus positif bagi Bagnaia agar dapat kembali bersaing di papan atas klasemen.
Langkah eksperimental ini diambil sebagai bentuk respons cepat tim terhadap dinamika persaingan MotoGP yang semakin ketat. Ducati menyadari bahwa pendekatan konvensional yang selama ini diterapkan mungkin sudah tidak lagi efektif dalam menghadapi tantangan spesifik yang dialami oleh Bagnaia pada musim kali ini.
Keberhasilan dari metode tidak lazim ini nantinya akan menjadi kunci penting bagi Ducati dalam mempertahankan dominasi mereka di ajang balap motor paling bergengsi di dunia. Fokus utama saat ini adalah mengembalikan kepercayaan diri serta sinkronisasi antara pembalap dan motor agar Bagnaia bisa kembali meraih podium secara konsisten.





