Presiden Dewan Bisnis AS-China (US-China Business Council/USCBC), Sean Stein, menegaskan bahwa menjaga stabilitas dan kekuatan hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan China merupakan hal yang sangat krusial bagi kedua negara.
Menurut Stein, keterhubungan ekonomi antara dua kekuatan global terbesar di dunia ini memberikan manfaat yang signifikan, tidak hanya bagi pelaku bisnis di masing-masing negara, tetapi juga bagi stabilitas ekonomi global secara keseluruhan. Ia menilai bahwa kerja sama yang produktif dalam sektor perdagangan dan investasi akan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi masa depan.
Meski berada di tengah dinamika politik yang kompleks dan ketegangan diplomatik, USCBC mendorong agar dialog ekonomi tetap terbuka. Stein menekankan bahwa pendekatan yang konstruktif jauh lebih menguntungkan daripada langkah-langkah konfrontatif yang berisiko mengganggu rantai pasok global dan merugikan konsumen di kedua belah pihak.
Upaya untuk mempertahankan hubungan ekonomi yang kuat ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang lebih dapat diprediksi. Dengan adanya kepastian hukum dan stabilitas hubungan bilateral, perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dapat terus beroperasi secara efektif di pasar China, begitu pula sebaliknya, yang pada akhirnya akan mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai informasi, hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan China merupakan salah satu hubungan perdagangan bilateral terbesar di dunia. Kedua negara ini memiliki ketergantungan yang mendalam dalam hal manufaktur, teknologi, dan pasar konsumen. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, hubungan tersebut sering kali diwarnai oleh perang dagang, isu hak kekayaan intelektual, serta persaingan geopolitik yang ketat, sehingga peran organisasi seperti USCBC menjadi penting dalam menjembatani kepentingan sektor swasta dengan kebijakan pemerintah.






