Atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia, Veddriq Leonardo, memberikan pandangannya mengenai perkembangan kompetisi di nomor speed putra pada tingkat Asia. Menurutnya, saat ini peta persaingan terasa semakin kompetitif dan kualitas para atlet dari berbagai negara di Asia mulai merata.
Kondisi ini menunjukkan bahwa dominasi satu atau dua negara saja kini tidak lagi terjadi. Banyak atlet dari negara Asia lainnya yang mampu mencatatkan waktu tempuh yang sangat cepat, sehingga selisih waktu antar peserta menjadi sangat tipis. Hal ini menuntut setiap atlet untuk terus meningkatkan performa dan konsistensi jika ingin tetap berada di posisi puncak.
Bagi Veddriq, fenomena ini menjadi tantangan tersendiri sekaligus motivasi untuk tidak cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih. Persaingan yang semakin ketat memaksa para pemanjat untuk lebih disiplin dalam berlatih dan mencari strategi efisiensi gerakan guna memangkas waktu sepersekian detik yang sangat menentukan kemenangan.
Kenaikan standar performa di level Asia ini dianggap sebagai sinyal positif bagi perkembangan olahraga panjat tebing secara keseluruhan. Dengan adanya persaingan yang lebih sehat dan merata, para atlet terpacu untuk saling mengejar prestasi, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kualitas atlet di kancah internasional, termasuk dalam menghadapi kompetisi dunia seperti Piala Dunia maupun Olimpiade.
Olahraga panjat tebing, khususnya nomor speed, merupakan disiplin yang mengandalkan kecepatan dan ketepatan gerakan dalam memanjat dinding vertikal dengan ketinggian tertentu dalam waktu sesingkat-singkatnya. Indonesia sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dalam nomor speed, dengan berbagai prestasi gemilang yang diraih oleh atlet-atletnya di berbagai ajang internasional, menjadikannya salah satu cabang olahraga unggulan nasional.






