Aktor muda Jefri Nichol mengungkapkan rasa terkejutnya setelah mengetahui bahwa foto dirinya disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Foto sang aktor ternyata digunakan sebagai identitas profil dalam aplikasi kencan daring, Bumble.
Menanggapi hal tersebut, Jefri Nichol memberikan peringatan keras kepada masyarakat dan para penggemarnya agar tidak mudah percaya. Ia menegaskan bahwa akun yang menggunakan identitas dan fotonya di aplikasi tersebut adalah akun palsu atau akun bodong.
Jefri meminta publik untuk tetap waspada dan tidak tergiur jika ada pihak yang mengaku-ngaku sebagai dirinya melalui platform tersebut. Tindakan tegas ini diambil untuk mencegah terjadinya penipuan atau hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merugikan orang lain atas nama sang aktor.
Kasus pencurian identitas digital seperti ini menjadi pengingat bagi pengguna media sosial dan aplikasi kencan untuk selalu melakukan verifikasi terhadap akun yang mereka temui. Penggunaan foto publik figur untuk mengelabui pengguna lain merupakan modus lama yang masih sering terjadi di dunia maya.
Kini, maraknya penggunaan aplikasi kencan daring di Indonesia telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat, terutama bagi generasi muda. Namun, kemudahan akses ini juga membawa risiko keamanan digital, seperti praktik catfishing atau pencurian identitas, di mana seseorang menciptakan profil palsu untuk menipu orang lain demi keuntungan pribadi maupun motif tertentu.






