Perusahaan keamanan siber global, Kaspersky, memberikan peringatan keras kepada masyarakat terkait munculnya modus penipuan terbaru yang menyasar para penggemar gadget. Para ahli keamanan siber menemukan adanya sejumlah situs web palsu yang secara terang-terangan mempromosikan penawaran fiktif untuk perangkat iPhone 18 series.
Modus operandi dari penipuan ini dilakukan dengan menciptakan situs web yang terlihat meyakinkan untuk menarik minat calon pembeli. Situs-situs tersebut menawarkan produk yang sebenarnya belum dirilis secara resmi oleh Apple, namun dikemas sedemikian rupa agar terlihat seperti penawaran eksklusif atau harga diskon yang menggiurkan. Tujuannya adalah untuk menjebak pengguna agar memberikan informasi pribadi atau melakukan transaksi pembayaran untuk barang yang tidak akan pernah dikirimkan.
Kaspersky menekankan bahwa calon pembeli harus ekstra waspada terhadap tawaran perangkat elektronik yang tampak terlalu murah atau datang dari sumber yang tidak resmi. Pengguna dihimbau untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi produsen sebelum melakukan transaksi pembelian daring. Selain itu, penting bagi pengguna untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang mencurigakan atau memasukkan data kartu kredit pada situs yang tidak memiliki sertifikasi keamanan yang jelas.
Kejahatan siber jenis ini biasanya memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap peluncuran produk teknologi terbaru. Dengan menyamar sebagai toko daring atau distributor resmi, pelaku penipuan berusaha mencuri data sensitif pengguna melalui teknik phishing. Oleh karena itu, ketelitian dalam memeriksa alamat URL situs web menjadi langkah pencegahan utama agar tidak terjebak dalam skema penipuan serupa di masa mendatang.






