PORTALSOLUSINDO
Nasional

146 Pasar di Jakarta Mulai Terapkan Pemilahan Sampah dari Sumber

Oleh: Rizky PratamaSabtu, 11 Juli 2026 pukul 16.20
146 Pasar di Jakarta Mulai Terapkan Pemilahan Sampah dari Sumber
[Iklan AdSense 728x90]

146 Pasar di Jakarta Mulai Terapkan Pemilahan Sampah dari Sumber

Jakarta, Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin serius dalam upayanya untuk mengelola sampah dengan lebih baik. Baru-baru ini, 146 pasar tradisional di Jakarta telah memulai pilot project pemilahan sampah dari sumber. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Jakarta tanpa sampah yang diusung oleh pemerintah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, telah menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) dengan cara memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari sumbernya.

Pentingnya Pemilahan Sampah

Pemilahan sampah dari sumber oleh para pedagang di pasar diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang. Seluruh pedagang di pasar juga diharapkan bisa ikut berpartisipasi aktif dalam program ini demi menjaga kebersihan lingkungan.

Target Program

  • Pengurangan volume sampah hingga 30% dalam satu tahun ke depan.
  • Pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di seluruh pasar.
  • Peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah.

Dalam mendukung program ini, pemerintah juga menyediakan pelatihan untuk pedagang dan petugas pasar mengenai cara pemilahan yang tepat. Selain itu, ruangan khusus untuk pengelolaan sampah juga disediakan di setiap pasar agar proses ini lebih efektif.

Dukungan dari Masyarakat

Warga Jakarta menyambut baik inisiatif ini. Mereka berharap dengan adanya pemilahan sampah di pasar, kualitas lingkungan sekitar dapat meningkat. "Kami berharap semua pihak mendukung program ini agar Jakarta bisa bersih dari sampah, terutama di area pasar yang sering kami kunjungi," ungkap salah satu warga.

Dengan dimulainya program ini, Jakarta diharapkan bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengelola sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.