Adopsi Pembayaran Digital di Kediri Meningkat, Pengguna QRIS ShopeePay Tumbuh 70 Persen
KEDIRI – Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan pembayaran digital di berbagai daerah di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan. Salah satu kota yang mencatatkan pertumbuhan pesat adalah Kediri. Menurut data terbaru, pengguna QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ShopeePay di Kediri meningkat hingga 70 persen.
Kenaikan ini sejalan dengan semakin banyaknya masyarakat yang beradaptasi dengan teknologi digital, terutama setelah pandemi COVID-19 yang mendorong perilaku belanja online. Jasa pembayaran yang mudah dan praktis ini, kini menjadi pilihan utama bagi masyarakat Kediri dalam bertransaksi.
Faktor Pendorong Peningkatan Penggunaan QRIS
- Peningkatan Kesadaran Digital: Masyarakat semakin menyadari keuntungan dari menggunakan sistem pembayaran digital yang aman dan efisien.
- Promosi dan Diskon: ShopeePay aktif memberikan berbagai promosi dan diskon yang menarik bagi pengguna, sehingga mendorong mereka untuk bertransaksi menggunakan QRIS.
- Infrastruktur yang Meningkat: Tersedianya banyak merchant yang menerima pembayaran QRIS di seluruh penjuru kota Kediri memudahkan pengguna untuk bertransaksi.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Peningkatan penggunaan pembayaran digital ini tidak hanya menguntungkan para pengguna, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan semakin banyaknya pengguna QRIS, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Kediri dapat bersaing secara lebih efektif di pasar yang semakin digital.
Seorang pelaku usaha di Kediri, Rina, mengungkapkan bahwa penggunaan ShopeePay telah memudahkan transaksi dengan pelanggan. "Dengan QRIS, saya tidak perlu khawatir tentang uang tunai dan dapat menawarkan kemudahan bagi pelanggan untuk bertransaksi," ujarnya.
Langkah ke Depan untuk Pembayaran Digital di Kediri
Pemerintah daerah bersama dengan penyedia layanan pembayaran diharapkan dapat terus mendorong penggunaan sistem pembayaran digital agar semakin banyak masyarakat yang merasakannya. Edukasi tentang keamanan dan cara penggunaan QRIS juga perlu dilaksanakan untuk menarik lebih banyak pengguna.
Dengan begitu, diharapkan Kediri dapat menjadi salah satu pionir dalam adopsi teknologi keuangan digital di Indonesia. Diharapkan tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat.