PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengambil langkah antisipasi dengan melakukan penyesuaian rute layanan bus di kawasan sekitar Gedung DPR RI pada Selasa (29/9/2026) siang. Keputusan ini diambil menyusul adanya aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah tersebut, yang berpotensi menghambat arus lalu lintas dan mengganggu operasional transportasi publik.
Pengalihan rute dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang serta menjaga kelancaran pergerakan armada bus di tengah situasi jalanan yang padat akibat massa aksi. Pihak manajemen Transjakarta mengimbau para pengguna jasa untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi terbaru mengenai perubahan jalur yang berlaku selama aksi demonstrasi berlangsung.
Langkah penyesuaian ini merupakan prosedur standar yang diterapkan oleh operator transportasi Jakarta saat menghadapi situasi darurat atau kegiatan massa berskala besar di titik-titik strategis kota. Dengan pengalihan rute, diharapkan penumpukan kendaraan di sekitar lokasi aksi dapat diminimalisir, sehingga mobilitas masyarakat di area lain tetap terjaga meskipun terdapat gangguan di titik tertentu.
Kawasan Gedung DPR RI memang sering menjadi titik pusat berbagai aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Jakarta. Mengingat lokasinya yang berada di jalur utama transportasi kota, setiap aksi massa di wilayah ini hampir selalu berdampak pada kemacetan lalu lintas yang signifikan, sehingga koordinasi antara pihak kepolisian dan operator transportasi umum menjadi krusial untuk menjaga stabilitas pergerakan warga ibu kota.






