Angkatan Muda Sisingamangaraja XII (AMS XII) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pernyataan ini muncul menyusul langkah Presiden Prabowo Subianto yang melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ketua AMS XII, Paulus Ronald Sinambela, menekankan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari proses estafet organisasi yang wajar. Namun, di balik proses administratif tersebut, terdapat harapan besar agar Polri dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Paulus Ronald Sinambela mendorong agar di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi, Polri semakin mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Menurutnya, penguatan sisi kemanusiaan dalam pelayanan publik menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat yang lebih kuat terhadap aparat penegak hukum.
Lebih lanjut, dukungan dari AMS XII ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi Polri untuk terus berinovasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Fokus pada pendekatan persuasif dan humanis dinilai lebih efektif dalam meredam konflik sosial serta meningkatkan kualitas pelayanan administrasi maupun pengamanan di lapangan.
Pergantian Kapolri ini dipandang sebagai momentum penting bagi Polri untuk melakukan evaluasi internal sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektoral demi terwujudnya stabilitas nasional yang kondusif di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.






