Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bukit Kaba (TBK) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengambil langkah proaktif dalam menghadapi kendala distribusi air bersih yang melanda sejumlah wilayah. Sebagai bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat, pihak pengelola air minum daerah tersebut kini telah menyiapkan armada mobil tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga.
Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih meskipun terjadi gangguan pada sistem distribusi utama. Mobil tangki tersebut akan dikerahkan ke titik-titik wilayah yang mengalami penurunan debit air atau yang terdampak oleh kendala teknis pada jaringan pipa distribusi. Dengan adanya bantuan distribusi melalui mobil tangki, diharapkan beban masyarakat dalam mencari sumber air alternatif dapat berkurang.
Pihak Perumda TBK menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan. Selain pengerahan mobil tangki, perusahaan juga berupaya melakukan perbaikan pada titik-titik kerusakan infrastruktur yang menjadi penyebab terhambatnya aliran air. Upaya pemulihan distribusi dilakukan secara bertahap agar stabilitas pasokan air di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dapat kembali normal dalam waktu dekat.
Ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama, terutama saat memasuki musim kemarau atau ketika terjadi gangguan teknis yang tidak terduga. Oleh karena itu, koordinasi antara tim teknis di lapangan dan unit distribusi air terus diperkuat agar penyaluran air melalui tangki dapat tepat sasaran dan efisien bagi warga yang paling membutuhkan.
Secara umum, krisis air bersih sering menjadi tantangan bagi banyak daerah di Indonesia, terutama wilayah yang sangat bergantung pada sumber air permukaan dan jaringan pipa lama. Pengelolaan air minum melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perumda memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan air masyarakat, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan sanitasi lingkungan di tingkat lokal.






