Kawasan perkantoran Bupati Solok di Provinsi Sumatera Barat dilaporkan terjangkau banjir bandang pada Senin (21/9). Peristiwa alam ini terjadi secara tiba-tiba dan berdampak pada area di sekitar pusat pemerintahan kabupaten tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, debit air yang meningkat drastis membawa material banjir masuk ke wilayah kantor Bupati, sehingga mengganggu aktivitas di kawasan tersebut. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar mengenai risiko bencana hidrometeorologi yang kerap mengancam wilayah Sumatera Barat, terutama saat memasuki musim penghujan dengan intensitas tinggi.
Hingga saat ini, koordinasi antarinstansi terkait terus dilakukan untuk memantau kondisi terkini di lapangan serta memastikan keamanan para pegawai dan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Upaya pembersihan material sisa banjir juga menjadi prioritas agar pelayanan publik di kantor pemerintahan dapat segera kembali berjalan normal.
Sumatera Barat secara geografis memang memiliki karakteristik wilayah yang rawan terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor. Hal ini dipicu oleh topografi daerah yang berbukit-bukit serta curah hujan yang tinggi di wilayah hulu, yang seringkali menyebabkan luapan sungai secara mendadak ke pemukiman maupun area perkantoran di dataran rendah.






