Nasional

Bawa Perspektif Komunitas Jalanan, Dekan FK-KMK UGM Bicara Kesiapsiagaan Pandemi di New York

Bawa Perspektif Komunitas Jalanan, Dekan FK-KMK UGM Bicara Kesiapsiagaan Pandemi di New York

Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof dr Yodi Mahendradhata, turut berkontribusi dalam forum internasional yang membahas strategi menghadapi pandemi di masa depan. Beliau hadir sebagai pembicara dalam acara peluncuran resmi The NUS-Lancet Pandemic Preparedness and Response Framework yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat.

Dalam pemaparannya, Prof Yodi menekankan pentingnya mengintegrasikan suara dan kebutuhan dari kelompok masyarakat yang paling rentan, termasuk komunitas jalanan, dalam menyusun strategi kesiapsiagaan pandemi global. Menurutnya, kebijakan kesehatan dunia seringkali terlepas dari realitas yang dihadapi oleh mereka yang berada di lapisan terbawah struktur sosial, padahal kelompok inilah yang paling terdampak saat krisis kesehatan melanda.

Keterlibatan komunitas jalanan dalam perencanaan kesehatan global dianggap krusial agar intervensi yang dilakukan nantinya tepat sasaran dan inklusif. Prof Yodi menggarisbawahi bahwa efektivitas penanganan pandemi tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi medis atau ketersediaan vaksin, tetapi juga pada sejauh mana akses kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Kehadiran akademisi Indonesia dalam forum bergengsi ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa perspektif dari negara berkembang, khususnya terkait penanganan kelompok marjinal, menjadi bagian dari kerangka kerja global. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem kesehatan dunia yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang paling membutuhkan bantuan.

Kesiapsiagaan pandemi global merupakan isu kesehatan masyarakat yang mendesak bagi seluruh negara di dunia. Pengalaman dari pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa ketimpangan akses kesehatan dapat memperburuk dampak krisis, sehingga penguatan sistem kesehatan primer dan inklusivitas dalam kebijakan kesehatan menjadi fokus utama organisasi kesehatan dunia seperti WHO serta berbagai konsorsium medis internasional untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.

#UGM#Kesehatan Global#Pandemi#Kesehatan Masyarakat#New York

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →