PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Biaya Latsarmil Calon Manajer Kopdes Rp45 Juta per Orang, Total Anggaran Disebut Habiskan Rp1,5 T

Oleh: Reza RahadianSelasa, 30 Juni 2026 pukul 11.36
Biaya Latsarmil Calon Manajer Kopdes Rp45 Juta per Orang, Total Anggaran Disebut Habiskan Rp1,5 T
[Iklan AdSense 728x90]

Biaya Latsarmil Calon Manajer Kopdes Rp45 Juta per Orang, Total Anggaran Disebut Habiskan Rp1,5 T

Jakarta, Indonesia – Dalam berita terbaru yang mencuat, biaya untuk Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon manajer koperasi desa (Kopdes) diungkapkan mencapai Rp45 juta per orang. Anggaran total untuk kegiatan ini dilaporkan mencapai Rp1,5 triliun. Kebijakan ini menimbulkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat, terutama mengenai efisiensi penggunaan anggaran negara untuk program yang diperuntukkan bagi pengembangan koperasi desa.

Komisi VI DPR RI telah membahas anggaran tersebut dalam rapat kerja, di mana sejumlah anggota dewan menyatakan keprihatinan mengenai besarnya anggaran Latsarmil yang dikhususkan untuk calon manajer Kopdes. Ketua Komisi VI, serta beberapa anggotanya, mengeksplorasi lebih dalam mengenai rationale di balik biaya yang tinggi tersebut, mengingat pelatihan semacam itu biasanya memerlukan biaya yang jauh lebih rendah.

  • Aspek Biaya: Biaya Rp45 juta per orang dianggap sangat menguras anggaran negara, apalagi dalam kondisi ekonomi nasional yang belum sepenuhnya stabil.
  • Tujuan Pelatihan: Graduasi dari pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan manajer-manajer yang kompeten dan berdaya saing untuk mengelola koperasi-koperasi di desa-desa.
  • Transparansi Anggaran: Banyak pihak menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.

Beberapa pakar ekonomi dan keuangan juga berpendapat bahwa penggunaan anggaran yang sebesar ini harus diimbangi dengan hasil yang jelas dan terukur. Jika tidak, masyarakat berhak untuk menuntut kejelasan dari pemerintah terkait pengelolaan dan manfaat dari biaya yang dikeluarkan.

Diharapkan, pemerintah dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai anggaran ini dan menunjukkan langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat terbesar bagi pengembangan koperasi desa di seluruh Indonesia.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.