BP Tapera Resmi Sediakan KPR FLPP Tenor 40 Tahun: Cicilan Lebih Ringan, Bunga Tetap 5 Persen
Jakarta, 30 Maret 2023 - Badan Pembiayaan Perumahan Indonesia (BP Tapera) telah resmi meluncurkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan tenor 40 tahun. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam memiliki rumah impian mereka.
Dengan KPR FLPP tenor 40 tahun ini, cicilan yang harus dibayar masyarakat menjadi lebih ringan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat pembelian rumah di segmen masyarakat berpenghasilan rendah. Bunga tetap yang ditawarkan tetap sebesar 5 persen, tanpa adanya perubahan hingga masa pinjaman selesai, menjadikan program ini lebih menarik bagi calon pemohon.
Direktur Utama BP Tapera, Arief Sabaruddin, mengatakan bahwa peluncuran KPR FLPP dengan tenor panjang ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor perumahan di tanah air.
"Dengan penambahan tenor ini, kami berharap masyarakat mempunyai kesempatan lebih besar untuk memiliki rumah dengan cicilan yang terjangkau. Kami ingin setiap keluarga di Indonesia bisa tinggal di rumah yang layak dan aman," ujar Arief.
Pemerintah melalui BP Tapera juga memastikan bahwa program ini akan dijalankan dengan prinsip keberlanjutan. Artinya, meskipun tenor pinjaman lebih panjang, BP Tapera akan terus mempertahankan kualitas pelayanan dan memastikan likuiditas pembiayaan tetap terjaga.
Ketentuan KPR FLPP Tenor 40 Tahun
- Tenor pinjaman: Hingga 40 tahun
- Bunga tetap: 5 persen
- Target penerima: Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
- Proses pengajuan: Mudah dan cepat melalui bank-bank yang bekerja sama dengan BP Tapera
Arief juga menambahkan bahwa BP Tapera akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan sosialisasi program ini agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui serta memanfaatkan KPR FLPP tenor 40 tahun.
Dengan diluncurkannya KPR FLPP tenor panjang ini, BP Tapera berharap bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh kredit perumahan, serta mendorong sektor perumahan untuk tumbuh lebih cepat di Indonesia.