BPBD Sitaro Imbau Warga Waspada Bahaya Lahar Pascaerupsi Gunung Karangetang
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspada terhadap bahaya lahar dan aliran air akibat erupsi Gunung Karangetang. Erupsi yang terjadi beberapa hari lalu telah meningkatkan risiko bencana alam di sekitar daerah ini.
Dalam siaran pers yang dirilis pada hari Selasa, (24/10/2023), BPBD Sitaro menyatakan bahwa erupsi Gunung Karangetang yang menghasilkan abu vulkanik dapat memicu terjadinya lahar hujan, terutama saat musim hujan tiba.
- BPBD menghimbau masyarakat untuk menghindari daerah aliran sungai yang berada di kaki Gunung Karangetang.
- Warga juga diminta untuk selalu memantau informasi resmi dari BPBD dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
- Penggunaan media sosial juga disarankan untuk mendukung sistem informasi bencana secara cepat dan akurat.
“Kami menghimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di area berisiko tinggi, dan tetap memperhatikan informasi resmi mengenai kondisi Gunung Karangetang,” ujar Kepala BPBD Sitaro, Haryono. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar pihak terkait dalam penanganan dan mitigasi bencana di daerah tersebut.
Hingga saat ini, aktivitas Gunung Karangetang masih terpantau, dan BPBD Sitaro bersama tim relawan terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan warga. Pihaknya juga berencana menggelar sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait risiko bencana alam.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan dapat meminimalisir dampak dari bencana yang mungkin terjadi serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Karangetang.