Punya 52 Program, BPDP Gandeng Pelaku UMKM Percepat Hilirisasi
Jakarta, 5 Oktober 2023 - Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat hilirisasi produk perkebunan di Indonesia melalui kerjasama strategis dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan total 52 program yang dirancang khusus untuk mendukung sektor ini, BPDP berharap dapat meningkatkan nilai tambah dari produk perkebunan serta kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.
Kepala BPDP, Irfan Hasyim, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan langkah penting untuk mendorong transformasi industri perkebunan menuju sektor yang lebih inovatif dan berdaya saing. "Hilirisasi tidak hanya memperkenalkan produk dengan kualitas terbaik ke pasar, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.
Program-program tersebut mencakup pelatihan teknologi, pendampingan dalam pengolahan produk, serta akses permodalan yang lebih mudah bagi UMKM. Selain itu, BPDP juga berencana untuk memfasilitasi akses pemasaran bagi produk UMKM melalui berbagai platform, baik lokal maupun internasional.
John Doe, seorang pelaku UMKM di bidang pengolahan sawit, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. "Dengan adanya dukungan dari BPDP, kami merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha kami dan meningkatkan kualitas produk yang kami tawarkan," katanya.
Ke depannya, BPDP berharap inisiatif ini dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, asosiasi petani, dan pelaku industri. Ini menjadi momentum penting untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen unggul di sektor perkebunan, baik di tingkat domestik maupun global.
Kesimpulan
Dengan menggandeng pelaku UMKM dalam 52 program yang ada, BPDP bertujuan untuk mempercepat hilirisasi produk perkebunan dan menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi pertumbuhan sektor ini. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM dapat terus ditingkatkan.