Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menekankan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan di wilayahnya tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan fisik fasilitas medis, penyediaan teknologi mutakhir, maupun ketersediaan obat-obatan yang lengkap. Menurutnya, aspek fundamental yang menentukan kualitas pelayanan justru terletak pada kondisi psikologis dan ketangguhan para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas.
Dadang mengungkapkan bahwa tekanan kerja yang tinggi dari pasien seringkali menjadi tantangan berat bagi para nakes. Oleh karena itu, ia menggarisbawahi pentingnya resiliensi atau kemampuan beradaptasi dan bangkit dari tekanan bagi setiap petugas kesehatan. Resiliensi ini dianggap krusial agar para nakes tetap mampu memberikan pelayanan yang prima, humanis, dan profesional meskipun berada di bawah tekanan beban kerja yang signifikan.
Lebih lanjut, Bupati Bandung mengingatkan bahwa fasilitas yang megah tidak akan memberikan dampak maksimal jika sumber daya manusianya mengalami kelelahan mental atau burnout. Dengan memiliki ketahanan mental yang kuat, tenaga kesehatan diharapkan dapat mengelola stres dengan lebih baik, sehingga interaksi dengan pasien tetap terjaga dalam koridor empati dan keramahan.
Upaya peningkatan kualitas SDM ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang tidak hanya cepat secara prosedur, tetapi juga berkualitas secara interaksi. Fokus pada kesehatan mental dan ketangguhan nakes diharapkan dapat menciptakan ekosistem kerja yang sehat, yang pada akhirnya akan bermuara pada kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan pemerintah daerah.
Kesehatan masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah di Indonesia. Di berbagai wilayah, tantangan utama layanan kesehatan publik seringkali berkutat pada ketimpangan rasio antara jumlah tenaga medis dengan jumlah penduduk yang dilayani. Kondisi ini kerap memicu beban kerja berlebih yang berdampak pada penurunan kualitas layanan, sehingga penguatan kapasitas mental dan kesejahteraan tenaga kesehatan menjadi isu krusial dalam manajemen sistem kesehatan nasional.






