PORTALSOLUSINDO
Gaya Hidup

Bupati Banyumas: Lengger Bicara 2026 Jadi Ruang Dialog dan Pelestarian Budaya

Oleh: Reza RahadianSabtu, 27 Juni 2026 pukul 05.39
Bupati Banyumas: Lengger Bicara 2026 Jadi Ruang Dialog dan Pelestarian Budaya
[Iklan AdSense 728x90]

Bupati Banyumas: Lengger Bicara 2026 Jadi Ruang Dialog dan Pelestarian Budaya

Banyumas, Indonesia – Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengungkapkan bahwa acara "Lengger Bicara 2026" direncanakan sebagai bentuk ruang dialog dan pelestarian budaya yang mengangkat khasanah seni tradisional Banyumas. Acara ini diharapkan menjadi wadah untuk mempertemukan generasi muda dengan nilai-nilai budaya yang mulai pudar.

"Kami ingin menjadikan Lengger Bicara 2026 bukan hanya sekadar acara seni, tetapi juga sebagai upaya untuk melestarikan budaya Banyumas dan mengenalkan warisan budaya kepada generasi penerus," terang Bupati Husein saat acara pembukaan acara tahunan tersebut.

Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal

Dalam diskusi yang diadakan seiring dengan acara, Bupati mengatakan bahwa pelestarian budaya lokal sangat penting untuk menjaga identitas daerah di tengah gempuran budaya global. "Budaya adalah jati diri kita, melalui Lengger Bicara, kami berharap bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap karya seni daerah di kalangan generasi muda," lanjutnya.

Format Acara Lengger Bicara 2026

Lengger Bicara 2026 direncanakan akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, pameran budaya, dan lokakarya seni yang melibatkan seniman lokal serta akademisi. Acara ini juga akan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas, termasuk para pelajar untuk mengisi berbagai sesi diskusi.

  • Pertunjukan seni tradisional Lengger
  • Pameran karya seni oleh seniman lokal
  • Lokakarya dan diskusi budaya

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami dan menghargai budaya mereka sendiri. "Kami ingin masyarakat tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai pelaku aktif dalam pelestarian budaya," tambahnya.

Dukungan dari Masyarakat dan Pemerintah

Bupati Husein juga menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas seni, sangat diperlukan untuk menyukseskan acara ini. "Kami akan berkolaborasi dengan semua elemen untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan yang dinanti-nanti," jelasnya.

Acara ini diprediksi akan menarik perhatian banyak wisatawan, sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Bupati berharap dengan adanya acara ini, masyarakat Banyumas bisa lebih bangga akan warisan budayanya dan menunjukkan kepada dunia luar bahwa Banyumas kaya akan seni dan budaya.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.