PORTALSOLUSINDO
Internasional

Dampak Besar Perubahan Iklim: 7 Kota di Dunia yang Terancam Hilang!

Oleh: Siti AminahMinggu, 12 Juli 2026 pukul 16.45
Dampak Besar Perubahan Iklim: 7 Kota di Dunia yang Terancam Hilang!
[Iklan AdSense 728x90]

Dampak Besar Perubahan Iklim: 7 Kota di Dunia yang Terancam Hilang!

Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh umat manusia saat ini. Dengan peningkatan suhu global dan perubahan pola cuaca yang ekstrem, banyak kota di seluruh dunia yang terancam akan hilang. Berikut adalah tujuh kota yang paling terancam akibat perubahan iklim.

1. Jakarta, Indonesia

Jakarta menjadi salah satu kota yang paling berisiko akibat kenaikan permukaan air laut. Selain itu, kota ini juga mengalami penurunan tanah yang signifikan. Pembangunan yang tidak terencana dan eksploitasi air tanah berkontribusi terhadap krisis ini.

2. Venesia, Italia

Venesia dikenal karena keindahan kanal-kanalnya, namun kota ini terancam tenggelam. Dengan kenaikan suhu global, air laut mengancam untuk merendam bagian-bagian kota yang sudah eksis selama berabad-abad.

3. Miami, Amerika Serikat

Miami menghadapi ancaman banjir rob yang semakin parah. Meskipun telah dilakukan upaya mitigasi, efek perubahan iklim dapat mengakibatkan daerah pesisir menjadi tidak layak huni dalam beberapa dekade mendatang.

4. Dhaka, Bangladesh

Dhaka adalah salah satu kota terpadat di dunia dan sangat rentan terhadap banjir akibat hujan lebat dan kenaikan permukaan laut. Krisis iklim dapat memperburuk kondisi ini, mengancam tempat tinggal jutaan orang.

5. Manila, Filipina

Dengan kondisi geografi yang rawan banjir, Manila juga menghadapi risiko tinggi terhadap dampak perubahan iklim. Banjir yang parah dapat mengakibatkan kerugian ekonomi dan sosial yang tak terukur.

6. New Orleans, Amerika Serikat

New Orleans terkenal karena budaya dan sejarahnya, namun kota ini mengalami penurunan tanah yang signifikan. Kombinasi ini membuatnya sangat rentan terhadap badai dan kenaikan permukaan laut.

7. Bangkok, Thailand

Bangkok terancam banjir yang semakin parah karena pola hujan yang berubah dan kenaikan permukaan laut. Penurunan tanah akibat pembangunan infrastruktur juga memperburuk situasi.

Pentingnya Tindakan Segera

Keberlangsungan kota-kota ini bergantung pada tindakan yang segera untuk menangani perubahan iklim. Upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi internasional sangat diperlukan untuk mengurangi dampak dan meningkatkan ketahanan kota-kota yang terancam.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.