PORTALSOLUSINDO
Nasional

Dinkes Sumut Deteksi Dini Gangguan Jiwa via Cek Kesehatan Gratis, Remaja Paling Banyak Alami Cemas

Oleh: Andi PratamaSabtu, 11 Juli 2026 pukul 05.10
Dinkes Sumut Deteksi Dini Gangguan Jiwa via Cek Kesehatan Gratis, Remaja Paling Banyak Alami Cemas
[Iklan AdSense 728x90]

Dinkes Sumut Deteksi Dini Gangguan Jiwa via Cek Kesehatan Gratis, Remaja Paling Banyak Alami Cemas

Medan, 15 November 2023 - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meluncurkan program deteksi dini gangguan jiwa melalui cek kesehatan gratis. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya remaja, dalam mengidentifikasi dan menangani masalah kesehatan jiwa yang semakin meningkat.

Dalam sebuah konferensi pers, Kepala Dinkes Sumut, Dr. Edy Syahputra, menjelaskan bahwa program ini merupakan respons terhadap tingginya angka gangguan cemas di kalangan remaja. Menurut data yang diperoleh, 30% remaja di Sumut mengalami cemas yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka.

“Kesehatan mental merupakan isu yang serius, terutama di kalangan remaja. Dengan program ini, kami berharap dapat memberikan akses yang lebih baik bagi mereka untuk mendapatkan pemeriksaan dan bantuan yang diperlukan,” kata Dr. Edy.

Target Program

Program deteksi dini ini menyasar sekolah-sekolah dan komunitas di seluruh Sumut. Cek kesehatan akan dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih dan meliputi wawancara serta tes psikologis sederhana.

  • Waktu Pelaksanaan: Program ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan, dimulai dari tanggal 20 November 2023.
  • Lokasi: Dinkes Sumut bekerja sama dengan beberapa fasilitas kesehatan dan sekolah untuk melaksanakan program ini.
  • Manfaat: Selain deteksi dini, program ini juga akan memberikan penyuluhan tentang pentingnya kesehatan mental dan cara menangani gangguan jiwa.

“Kami ingin membangun kesadaran yang lebih besar akan pentingnya kesehatan mental. Bukan hanya untuk remaja, tetapi juga untuk orang tua dan masyarakat secara keseluruhan,” tambah Dr. Edy.

Kenapa Remaja Rentan Cemas?

Beberapa faktor yang menyebabkan remaja rentan mengalami gangguan cemas antara lain:

  • Tekanan akademis yang tinggi.
  • Pengaruh media sosial.
  • Kurangnya dukungan sosial.

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda juga semakin kompleks. Oleh karena itu, deteksi dini dan intervensi awal menjadi sangat penting dalam mendukung kesehatan mental mereka.

Dinkes Sumut mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam program ini dan membantu menciptakan lingkungan yang mendukung dan peduli terhadap kesehatan mental remaja.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.