Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, tengah melakukan langkah strategis dalam memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berbasis pada kearifan lokal dan adat istiadat. Upaya ini dilaksanakan melalui koordinasi intensif oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat guna meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
Fokus utama dari program penguatan ini adalah untuk memastikan bahwa produk-produk unggulan dari wilayah Jayawijaya memiliki kualitas yang mumpuni dan nilai jual yang tinggi. Dengan mengangkat basis adat, Pemkab Jayawijaya berharap dapat memperkenalkan kekayaan budaya Papua Pegunungan melalui produk kreatif yang mampu menarik minat konsumen nasional maupun internasional.
Sebagai bentuk nyata dari implementasi strategi tersebut, Pemkab Jayawijaya kini tengah mempersiapkan berbagai produk UMKM pilihan untuk dipamerkan dalam ajang pameran nasional yang akan diselenggarakan di Makassar. Keikutsertaan dalam pameran ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi para pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pemasaran, menjalin kemitraan bisnis, serta mendapatkan masukan langsung dari pengunjung mengenai kualitas produk mereka.
Disbudpar Jayawijaya menekankan bahwa dukungan terhadap UMKM berbasis adat bukan sekadar upaya peningkatan ekonomi, melainkan juga bentuk pelestarian budaya. Dengan mengintegrasikan unsur tradisional ke dalam produk komersial, generasi muda di Jayawijaya diharapkan tetap memiliki kebanggaan terhadap identitas budayanya sambil tetap mampu beradaptasi dengan tuntutan ekonomi modern.
Melalui partisipasi dalam pameran di Makassar nanti, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya optimis bahwa potensi ekonomi kreatif dari wilayah Papua Pegunungan akan lebih dikenal luas, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.






