Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin, melakukan koordinasi strategis bersama Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI, Letjen TNI, terkait rencana pembangunan Kawasan Berkumpul Sosial Budaya (KBSB) di wilayah Provinsi Bengkulu.
Inisiatif ini muncul dari keinginan untuk menciptakan sebuah ruang publik yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai sosial dan kekayaan budaya lokal. Kehadiran KBSB diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan masyarakat, tetapi juga sebagai sarana pelestarian adat istiadat serta penguatan identitas budaya bagi generasi muda di Bengkulu.
Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral antara lembaga legislatif dan unsur TNI guna memastikan proses perencanaan hingga pembangunan dapat berjalan lancar. Sinergi ini dinilai krusial mengingat pembangunan kawasan sosial budaya memerlukan dukungan logistik dan pengawasan yang terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sultan B Najamudin menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah yang berbasis pada kearifan lokal. Dengan adanya fasilitas yang memadai, potensi seni dan budaya Bengkulu diharapkan dapat lebih dikenal luas, yang pada gilirannya juga akan berdampak positif pada sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Sebagai penutup, pembangunan ruang terbuka publik dan kawasan budaya merupakan tren pengembangan wilayah di berbagai provinsi di Indonesia. Langkah ini umumnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga perkotaan melalui penyediaan tempat interaksi sosial yang sehat, sekaligus menjadi benteng pertahanan budaya di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang semakin kuat.






