PORTALSOLUSINDO
Teknologi

Fitur Instagram Dinilai Bikin Candu, Uni Eropa Ancam Denda Meta

Oleh: Rizky PratamaSenin, 13 Juli 2026 pukul 13.36
Fitur Instagram Dinilai Bikin Candu, Uni Eropa Ancam Denda Meta
[Iklan AdSense 728x90]

Fitur Instagram Dinilai Bikin Candu, Uni Eropa Ancam Denda Meta

Brussels, Belgia – Uni Eropa (UE) telah mengeluarkan peringatan tegas kepada Meta, perusahaan induk Instagram, terkait fitur-fitur tertentu dalam aplikasi yang dinilai membuat penggunanya kecanduan. Ini merupakan langkah terbaru dari otoritas Eropa dalam mengawasi platform media sosial yang semakin mendominasi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dalam sebuah pernyataan resmi, UE menyatakan bahwa beberapa fitur di Instagram berpotensi mengganggu kesejahteraan mental penggunanya. Fitur-fitur seperti infinite scroll dan notifikasi yang terus menerus dianggap dapat menciptakan pola penggunaan yang berlebihan atau ketergantungan.

“Kami khawatir bahwa perilaku pengguna yang terpengaruh oleh desain aplikasi dapat menyebabkan masalah serius, terutama di kalangan remaja. Kami meminta Meta untuk bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan oleh fitur-fitur tersebut,” kata Komisar UE untuk Kesehatan dan Keamananan Pangan, Stella Kyriakides.

Ancaman Denda dan Tindakan yang Dapat Diambil

Jika Meta tidak segera melakukan perubahan yang diperlukan untuk mengatasi isu tersebut, Uni Eropa mengancam akan memberikan denda yang signifikan. Denda ini bisa mencapai miliaran euro, tergantung pada pelanggaran yang dilakukan. UE menegaskan bahwa mereka tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas demi melindungi konsumen.

Reaksi Meta dan Tindakan Mitigasi

Menanggapi pernyataan tersebut, Meta menyatakan bahwa mereka secara aktif bekerja untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan sedang melakukan evaluasi terhadap fitur-fitur yang ada di Instagram. “Kami memahami kekhawatiran yang ada dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pengguna,” ujar juru bicara Meta.

Dalam beberapa bulan terakhir, Meta telah meluncurkan sejumlah inisiatif untuk mengurangi dampak negatif dari pengguna yang terlalu lama menghabiskan waktu di platform. Salah satunya adalah fitur pengingat waktu penggunaan dan pengaturan kontrol orang tua untuk pengguna di bawah umur.

Permintaan dari Masyarakat dan Psikolog

Aksi Uni Eropa mendapatkan dukungan dari banyak pihak, termasuk psikolog yang menyuarakan pentingnya perlindungan bagi pengguna media sosial. Mereka mengungkapkan kekhawatiran tentang dampak jangka panjang dari penggunaan media sosial yang berlebihan, yang dapat menyebabkan depresi dan kecemasan.

Dengan meningkatnya perhatian global terhadap kesehatan mental, langkah UE ini bisa menjadi preseden penting bagi negara lain untuk mengawasi dan mengatur penggunaan media sosial.

Kesimpulan

Melihat dinamika yang ada, Uni Eropa menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi isu ketergantungan media sosial. Sementara itu, Meta harus bersiap menghadapi tantangan dan langkah-langkah baru yang mungkin akan diterapkan untuk memastikan bahwa platform mereka tidak hanya aman, tetapi juga sehat bagi penggunanya.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.