Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, mengambil langkah proaktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan memberikan edukasi kepada para orang tua siswa mengenai tata cara pemilahan sampah yang benar.
Kegiatan ini difokuskan pada pemberian pemahaman mendalam mengenai pentingnya memisahkan sampah berdasarkan jenisnya sejak dari lingkup rumah tangga. Melalui inisiatif ini, FKKS berharap orang tua dapat menjadi teladan bagi anak-anak mereka dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sehingga budaya peduli lingkungan dapat terbentuk sejak dini.
Dalam sosialisasi tersebut, ditekankan bahwa penanganan sampah yang tepat dimulai dari pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Dengan memisahkan sampah sejak dari sumbernya, proses pengolahan sampah selanjutnya menjadi lebih mudah dan efektif, serta dapat mengurangi beban penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Keterlibatan orang tua dianggap sangat krusial karena pendidikan karakter mengenai lingkungan tidak cukup hanya diberikan di sekolah, tetapi harus diperkuat melalui praktik nyata di rumah. Sinergi antara pihak sekolah, komite, dan keluarga diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung terciptanya lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan bebas dari permasalahan sampah.
Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan besar bagi kota-kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Upaya pengurangan sampah dari sumbernya melalui pemilahan mandiri merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah untuk menurunkan volume sampah yang masuk ke TPA, sekaligus mendorong ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah daur ulang.






