Aktivitas vulkanik Gunung Ibu yang terletak di Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan laporan terbaru, gunung berapi tersebut mengalami erupsi pada tanggal 30 September 2026.
Dalam peristiwa erupsi kali ini, terpantau adanya kolom abu vulkanik yang membumbung tinggi ke udara. Berdasarkan data pengamatan, tinggi kolom abu yang dimuntahkan mencapai sekitar 200 meter dari puncak kawah. Fenomena ini menjadi peringatan bagi masyarakat di sekitar lereng gunung untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin muncul akibat aktivitas vulkanik tersebut.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Ibu guna memastikan keselamatan warga sekitar. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan dari petugas mitigasi bencana dan tidak melakukan aktivitas di zona bahaya yang telah ditetapkan. Kewaspadaan tinggi sangat diperlukan mengingat karakteristik erupsi gunung berapi yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Sebagai informasi tambahan, wilayah Maluku Utara memang dikenal sebagai daerah yang memiliki aktivitas vulkanik cukup tinggi karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif. Gunung Ibu merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang sering kali mengalami erupsi dalam skala kecil hingga besar. Pengawasan ketat terhadap gunung api aktif di Indonesia dikelola oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk meminimalisir dampak risiko bencana bagi penduduk setempat.






