Kenaikan harga bahan pokok kembali terjadi di wilayah DKI Jakarta, khususnya pada komoditas cabai rawit merah. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga salah satu bumbu dapur utama tersebut mengalami lonjakan signifikan pada Senin pagi.
Di Pasar Serdang yang berlokasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, harga cabai rawit merah terpantau telah menembus angka Rp100.000 per kilogram. Kenaikan harga ini menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama para pedagang makanan dan ibu rumah tangga yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku tersebut untuk kebutuhan harian.
Lonjakan harga yang cukup tajam ini membuat daya beli konsumen terhadap cabai rawit merah cenderung menurun. Meskipun demikian, permintaan pasar tetap tinggi mengingat posisi cabai rawit merah sebagai bahan dasar penting dalam berbagai masakan khas Indonesia.
Kondisi harga pangan yang fluktuatif, terutama untuk komoditas hortikultura seperti cabai, seringkali dipengaruhi oleh faktor musiman, kondisi cuaca di daerah penghasil, hingga kendala dalam rantai distribusi dari petani ke pasar perkotaan. Pemerintah biasanya mengantisipasi lonjakan harga ini melalui operasi pasar atau koordinasi dengan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.






