Kenaikan harga komoditas pangan kembali terjadi di pasar domestik, kali ini menyerang cabai rawit merah. Berdasarkan data terbaru, harga jenis cabai ini mengalami tren peningkatan yang cukup signifikan hingga mendekati angka Rp100.000 per kilogram.
Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, tercatat terjadi kenaikan harga sebesar 2,8 persen untuk cabai rawit merah. Lonjakan ini menjadi perhatian bagi konsumen rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku tersebut.
Menariknya, tren kenaikan ini tidak terjadi secara merata pada seluruh jenis cabai. Berbeda dengan cabai rawit merah yang harganya terus merangkak naik, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting justru menunjukkan tren penurunan di periode yang sama. Hal ini mengindikasikan adanya ketidakseimbangan pasokan atau permintaan yang spesifik pada jenis cabai rawit merah dibandingkan varietas cabai lainnya.
Kondisi pasar yang fluktuatif ini memaksa banyak konsumen untuk menyesuaikan pola konsumsi mereka. Kenaikan harga pangan, khususnya bumbu dapur seperti cabai, seringkali menjadi pemicu utama meningkatnya inflasi pangan yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat menengah ke bawah.






