PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Harga Emas Antam pada Sabtu Naik Rp 5.000 Menjadi Rp 2.655 Juta per Gram

Oleh: Andi PratamaSabtu, 11 Juli 2026 pukul 14.09
Harga Emas Antam pada Sabtu Naik Rp 5.000 Menjadi Rp 2.655 Juta per Gram
[Iklan AdSense 728x90]

Harga Emas Antam pada Sabtu Naik Rp 5.000 Menjadi Rp 2.655 Juta per Gram

Jakarta, Portal Berita Indonesia - Pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023, harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000, mencapai Rp 2.655.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan tren positif dalam pasar emas selama beberapa bulan terakhir.

Kenaikan harga emas ini sejalan dengan meningkatnya permintaan akan logam mulia tersebut di kalangan investor. Banyak yang beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, harga emas juga dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang saat ini menunjukkan tren bearish.

Rincian Harga Emas Antam per 7 Oktober 2023

  • Harga emas batangan 1 gram: Rp 2.655.000
  • Harga emas batangan 5 gram: Rp 13.175.000
  • Harga emas batangan 10 gram: Rp 26.300.000
  • Harga emas batangan 25 gram: Rp 65.600.000
  • Harga emas batangan 50 gram: Rp 131.100.000
  • Harga emas batangan 100 gram: Rp 262.200.000

Sementara itu, harga buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami kenaikan menjadi Rp 2.390.000 per gram, meningkat sebesar Rp 3.000 dibandingkan hari sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pasar emas semakin stabil dan menguntungkan bagi para pemilik emas.

Investor disarankan untuk tetap memantau fluktuasi harga emas secara reguler, terutama bagi mereka yang berencana untuk berinvestasi dalam logam mulia ini. Keputusan investasi yang bijak dapat membantu mendapatkan keuntungan yang optimal di tengah ketidakpastian pasar global.

Dengan kondisi ini, para investor diharapkan untuk tetap waspada dan selalu melakukan riset sebelum melakukan transaksi emas. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.