PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

InJourney Airports Kebut Kesiapan Bandara Husein Jelang Reaktivasi

Oleh: Rizky PratamaJumat, 03 Juli 2026 pukul 12.22
InJourney Airports Kebut Kesiapan Bandara Husein Jelang Reaktivasi
[Iklan AdSense 728x90]

InJourney Airports Kebut Kesiapan Bandara Husein Jelang Reaktivasi

JAKARTA - InJourney Airports, anak usaha dari PT Angkasa Pura II, sedang mempercepat proses persiapan fasilitas dan layanan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Reaktivasi bandara tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Persiapan Infrastruktur dan Layanan

Dalam upaya menjadikan Bandara Husein Sastranegara sebagai salah satu pintu gerbang utama bagi wisatawan lokal dan internasional, tim InJourney Airports telah melakukan berbagai langkah persiapan. Langkah ini termasuk perbaikan landasan pacu, terminal penumpang, serta fasilitas pendukung lainnya.

  • Perbaikan infrastruktur bandara
  • Peningkatan fasilitas pelayanan penumpang
  • Penyediaan akses transportasi yang lebih baik

Potensi Ekonomi

Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Jawa Barat. Dinas Pariwisata Jawa Barat mencatat bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak selama pandemi. "Dengan dibukanya kembali bandara ini, kami optimis industri pariwisata di wilayah kami akan bangkit kembali," ujar Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat.

Target Reaktivasi

Bandara Husein Sastranegara ditargetkan untuk mulai beroperasi kembali pada akhir tahun ini. Proses reaktivasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antar daerah dan mendukung pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

InJourney Airports berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang prima bagi para penumpang, dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Dengan adanya bandara yang beroperasi di tengah kota Bandung, diharapkan dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan serta pelaku bisnis.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.