Nasional

Inovasi Siswa SMA Cahaya Rancamaya: Ubah Biji Alpukat Jadi Tabir Surya, Sabet Perak di Kancah Internasional

Inovasi Siswa SMA Cahaya Rancamaya: Ubah Biji Alpukat Jadi Tabir Surya, Sabet Perak di Kancah Internasional

Enam pelajar dari SMA Cahaya Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Mereka berhasil membawa pulang medali perak (Silver Medal) setelah mengikuti ajang kompetisi inovasi bergengsi, World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2026.

Prestasi ini diraih berkat kreativitas mereka dalam menciptakan produk tabir surya (sunscreen) yang bahan utamanya memanfaatkan biji alpukat. Inovasi ini lahir dari keinginan para siswa untuk mengolah limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna tinggi bagi kesehatan kulit.

Dalam proses pengembangannya, tim siswa ini melakukan riset untuk mengekstrak kandungan bermanfaat dari biji alpukat yang selama ini sering dianggap sebagai sampah. Hasilnya, mereka berhasil menciptakan formula tabir surya yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari, sekaligus memberikan alternatif bahan alami yang lebih ramah lingkungan.

Keberhasilan dalam ajang WICE 2026 ini membuktikan bahwa semangat riset dan pengembangan produk di tingkat sekolah menengah mampu bersaing di level global. Selain mendapatkan pengakuan berupa medali perak, inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk lebih peka terhadap potensi alam sekitar dalam menciptakan solusi bagi permasalahan sehari-hari.

Penggunaan bahan alami dalam produk perawatan kulit kini menjadi tren global karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya bahan kimia sintetis jangka panjang. Pemanfaatan limbah pertanian seperti biji alpukat tidak hanya mengurangi beban sampah organik, tetapi juga membuka peluang pengembangan industri kosmetik berbasis bahan alami yang lebih berkelanjutan dan ekonomis.

#SMA Cahaya Rancamaya#Inovasi Siswa#WICE 2026#Sunscreen Alami#Prestasi Internasional#Bogor

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →