Nasional

Insiden Penembakan Bandar Narkoba di Sulsel, Tujuh Anggota Polisi Diperiksa Propam

Insiden Penembakan Bandar Narkoba di Sulsel, Tujuh Anggota Polisi Diperiksa Propam

Sebanyak tujuh personel dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam). Langkah tegas ini diambil menyusul insiden maut yang merenggut nyawa seorang pria berinisial R, yang diduga kuat sebagai bandar narkotika.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat petugas kepolisian melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka R. Dalam proses pengamanan tersebut, tersangka mengalami luka tembak pada bagian kaki yang kemudian menyebabkan kematiannya. Kejadian ini memicu perhatian serius dari internal kepolisian untuk memastikan apakah prosedur operasional standar (SOP) telah dijalankan dengan benar selama proses penangkapan berlangsung.

Pihak Propam Polda Sulsel saat ini sedang mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut. Pemeriksaan terhadap ketujuh personel kepolisian dilakukan guna mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti terkait penggunaan senjata api dalam operasi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam tindakan represif yang berujung pada hilangnya nyawa tersangka.

Kasus ini menjadi sorotan terkait transparansi dan akuntabilitas aparat penegak hukum dalam melakukan penindakan terhadap pelaku kejahatan narkotika. Pihak berwenang menegaskan bahwa setiap tindakan penggunaan kekuatan, termasuk penggunaan senjata api, harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

#Polda Sulsel#Propam#Bandar Narkoba#Penembakan Polisi#Hukum

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →