Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KP). Penunjukan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor maritim dengan melibatkan tenaga ahli dari kalangan akademisi.
Irwan Meilano memiliki latar belakang pendidikan dan profesional yang kuat sebagai seorang profesor dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Kehadirannya di jajaran kementerian diharapkan dapat membawa perspektif ilmiah dan inovasi teknologi dalam pengelolaan sumber daya laut serta perikanan nasional.
Dalam menjalankan mandat barunya, Irwan akan mengemban tugas sebagai Wakil Menteri hingga tahun 2029. Fokus utamanya adalah mendukung Menteri Kelautan dan Perikanan dalam mengimplementasikan kebijakan strategis guna meningkatkan kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengintegrasikan riset akademis ke dalam kebijakan publik, terutama dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan iklim dan ketahanan pangan laut yang menjadi prioritas pembangunan nasional saat ini.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pengelolaan ruang laut, pengawasan sumber daya ikan, serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi ekonomi biru yang sangat besar, namun menghadapi tantangan serius seperti praktik illegal fishing dan kerusakan terumbu karang yang memerlukan pendekatan manajemen berbasis sains.






