PORTALSOLUSINDO
Nasional

Jaga Ukhuwah, PP PERSIS Ajak Warga Jam’iyyah Bentengi Diri dari Provokasi Medsos

Oleh: Siti AminahJumat, 03 Juli 2026 pukul 15.08
Jaga Ukhuwah, PP PERSIS Ajak Warga Jam’iyyah Bentengi Diri dari Provokasi Medsos
[Iklan AdSense 728x90]

Jaga Ukhuwah, PP PERSIS Ajak Warga Jam’iyyah Bentengi Diri dari Provokasi Medsos

Jakarta, PP PERSIS (Pimpinan Pusat Persatuan Islam) berinisiatif mengajak seluruh warga Jam’iyyah untuk lebih kritis dan berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial. Hal ini disampaikan dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta pada tanggal 10 Oktober 2023, yang bertujuan untuk menjaga ukhuwah (persaudaraan) di kalangan anggota dan penganut ajaran PERSIS.

Pimpinan PP PERSIS, Ustadz Ahmad Shiddiq, menegaskan pentingnya memperkuat pondasi ukhuwah di tengah maraknya informasi hoaks dan provokasi di media sosial. "Kita harus mampu menyaring informasi yang masuk dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah," ujarnya dalam sambutannya.

Strategi Menghadapi Provokasi

Pihak PP PERSIS memberikan beberapa strategi kepada warga Jam’iyyah dalam menghadapi provokasi yang menyebar di media sosial. Berikut strategi yang disampaikan:

  • Memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya.
  • Aktif berpartisipasi dalam acara-acara komunitas untuk memperkuat ikatan sosial.
  • Menggunakan platform media sosial untuk menyebarkan pesan positif dan penguatan ukhuwah.

"Media sosial bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, bisa menjadi alat untuk menyebarkan kebaikan, tetapi di sisi lain, juga bisa digunakan untuk menyebarkan kebencian dan provokasi. Mari kita jadi agen perubahan yang positif," tambah Ustadz Ahmad.

Acara ini dihadiri oleh ratusan warga Jam’iyyah dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diajak untuk berdiskusi tentang tantangan yang muncul akibat penyebaran informasi yang tidak benar dan cara-cara untuk menghadapinya.

Dengan inisiatif ini, PP PERSIS berharap bisa mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh provokasi di media sosial dan mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menggunakan platform digital. Kesatuan dan persatuan di antara anggota Jam’iyyah adalah kunci untuk menjaga keharmonisan dan stabilitas dalam masyarakat.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.