Menurunkan berat badan sering kali menjadi target utama bagi banyak orang yang ingin hidup lebih sehat. Namun, dokter spesialis gizi klinik, dr. Oqti Rodia, memberikan peringatan penting bahwa fokus utama dalam program penurunan berat badan seharusnya tidak hanya tertuju pada angka yang tertera di timbangan.
Menurut dr. Oqti, terlalu terobsesi dengan penurunan angka berat badan tanpa mempertimbangkan kondisi fisik secara menyeluruh dapat menjadi risiko. Ia menekankan bahwa aspek kesehatan, terutama kesehatan jantung, harus menjadi prioritas utama saat seseorang menjalankan program olahraga dan diet untuk melangsingkan tubuh.
Kesehatan jantung menjadi krusial karena aktivitas fisik yang dilakukan secara berlebihan atau tanpa pengawasan medis yang tepat dapat memberikan beban tambahan pada organ jantung. Oleh karena itu, pemilihan jenis olahraga dan pengaturan pola makan harus dilakukan secara terukur dan seimbang agar tujuan penurunan berat badan dapat tercapai tanpa mengorbankan fungsi organ vital.
Lebih lanjut, dr. Oqti menyarankan agar masyarakat tidak terjebak pada tren diet instan yang menjanjikan penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat. Pendekatan yang lebih sehat adalah dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, kebugaran tubuh, serta menjaga stabilitas fungsi jantung melalui pola hidup aktif yang konsisten dan nutrisi yang tepat.
Kesehatan jantung merupakan pilar utama dalam sistem metabolisme tubuh manusia. Gangguan pada fungsi jantung tidak hanya berdampak pada kemampuan fisik seseorang dalam beraktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Oleh karena itu, integrasi antara olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, dan pemeriksaan kesehatan rutin sangat diperlukan untuk menjaga kualitas hidup jangka panjang.






