Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, memberikan imbauan khusus kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas dan kerukunan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Hal ini dinilai sangat penting untuk memastikan proses demokrasi di wilayah Kabupaten Bantul dapat berjalan dengan aman, tertib, dan damai.
Dalam penyampaiannya, Bupati menekankan bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar perbedaan tersebut tidak menjadi pemicu perpecahan atau konflik antarwarga. Masyarakat diharapkan dapat mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga toleransi demi kepentingan bersama.
Lebih lanjut, Abdul Halim Muslih berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama dalam menyukseskan pesta demokrasi ini. Ia mengajak warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang beredar di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan.
Kondusivitas wilayah menjadi prioritas utama pemerintah daerah agar seluruh tahapan Pilkada, mulai dari masa kampanye hingga pemungutan suara, tidak terganggu oleh gangguan keamanan. Dengan terjaganya situasi yang kondusif, diharapkan para kontestan dapat berkompetisi secara sehat dan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman tanpa adanya tekanan atau rasa takut.
Sebagai informasi tambahan, pelaksanaan Pilkada serentak merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk menyelaraskan jadwal pemilihan kepala daerah di berbagai provinsi dan kabupaten/kota. Mekanisme ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pemilu serta menciptakan stabilitas politik nasional melalui sinkronisasi kepemimpinan di tingkat daerah dengan pemerintah pusat.






