Mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, secara terbuka menunjukkan kartu tanda anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tindakan ini menjadi sorotan publik karena menegaskan posisi politik pria yang akrab disapa Jokowi tersebut dalam struktur kepartaian saat ini.
Berdasarkan informasi yang tersedia, Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya telah resmi bergabung menjadi bagian dari PSI sejak Oktober 2025. Kepemilikan kartu anggota tersebut menjadi bukti fisik atas keterlibatan mantan kepala negara itu dalam partai yang mengusung semangat solidaritas tersebut.
Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan politik Joko Widodo setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden. Keterbukaan mengenai status keanggotaannya di PSI memberikan sinyal mengenai arah dukungan dan afiliasi politik yang ia pilih untuk periode mendatang.
Kehadiran Jokowi di dalam PSI diperkirakan akan memberikan dampak signifikan bagi dinamika internal partai maupun peta politik nasional. Publik kini menantikan peran lebih lanjut yang akan diambil oleh mantan presiden tersebut dalam memperkuat basis massa atau memberikan arahan strategis bagi Partai Solidaritas Indonesia ke depannya.






