Keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah dirundung duka mendalam. Salah satu tokoh yang dikenal memiliki peran ganda sebagai seniman dan politisi, Guruh Soekarnoputra, dilaporkan telah meninggal dunia pada usia 73 tahun.
Kepergian adik dari Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, ini meninggalkan kesedihan bagi kerabat dekat serta rekan sejawatnya. Guruh dikenal luas oleh masyarakat bukan hanya karena garis keturunannya, tetapi juga kontribusinya dalam dunia seni pertunjukan dan keterlibatannya dalam dinamika politik nasional.
Menanggapi kabar duka tersebut, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, secara resmi menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas nama partai. Pihak PDIP menyampaikan duka cita yang tulus serta doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Kehilangan ini menjadi momen berkabung bagi keluarga besar Soekarno, mengingat sosok Guruh yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan budaya dan sosial. Jenazah almarhum diharapkan akan disemayamkan dengan penghormatan terakhir dari keluarga dan kolega yang mengenalnya.
Sebagai informasi tambahan, Guruh Soekarnoputra merupakan putra dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno, dan Fatmawati. Sepanjang hidupnya, ia tidak hanya dikenal dalam ranah politik, tetapi juga sangat dihormati sebagai koreografer dan penggiat seni yang konsisten mengangkat kekayaan budaya Nusantara melalui berbagai karya pertunjukan skala besar.






