Nasional

KAI Rencanakan Impor 23 Rangkaian KRL Bekas asal Jepang guna Penuhi Lonjakan Penumpang

KAI Rencanakan Impor 23 Rangkaian KRL Bekas asal Jepang guna Penuhi Lonjakan Penumpang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah mengkaji rencana penambahan armada Kereta Rel Listrik (KRL) melalui skema impor unit bekas dari Jepang. Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas terus meningkatnya jumlah penumpang yang menggunakan layanan transportasi berbasis rel tersebut.

Berdasarkan rencana yang diusulkan, total armada yang akan didatangkan mencapai 23 trainset. Penambahan ini terbagi ke dalam dua kategori formasi kereta yang berbeda guna menyesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan. Rinciannya, KAI mengusulkan pengadaan 7 trainset dengan formasi 12 kereta (SF12) serta 16 trainset dengan formasi 8 kereta (SF8).

Upaya peningkatan jumlah rangkaian kereta ini diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang, terutama pada jam-jam sibuk, serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh bagi pengguna jasa KRL. Penggunaan unit bekas dari Jepang selama ini memang menjadi pilihan umum bagi operator kereta api di Indonesia karena kualitas material dan standar perawatan yang dinilai masih sangat layak untuk dioperasikan kembali.

Dengan bertambahnya jumlah rangkaian ini, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik dan memastikan ketersediaan transportasi massal yang memadai bagi masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi setiap harinya.

#KAI#KRL#Transportasi Publik#Impor Kereta#Transportasi Jabodetabek

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →