Kapolda Kaltara Irjen Agus Wijayanto Tiba, Disambut Prosesi Adat Bulungan
Tarakan, Kalimantan Utara - Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Agus Wijayanto, tiba di Tarakan pada Senin (16/10/2023) dan disambut dengan prosesi adat Bulungan yang sangat khas. Kegiatan ini menandai kedatangan Irjen Agus sebagai kapolda yang baru, sekaligus menjadikannya sebagai moment penting dalam menjalankan tugas di wilayah tersebut.
Prosesi penyambutan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuda, serta lembaga seni budaya lokal. Dalam sambutannya, Irjen Agus Wijayanto menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga Bulungan yang telah menyambut kedatangannya dengan hangat.
Prosesi Adat yang Meriah
Prosesi adat yang dilaksanakan di halaman Mapolda Kaltara ini dimulai dengan ritual selamat datang. Para tamu undangan disuguhkan dengan tarian tradisional yang dipersembahkan oleh kelompok seni lokal.
- Tarian Joget Bulungan
- Tarian Perang
- Tarian Dulang
Selama prosesi berlangsung, Irjen Agus nampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dihadirkan. Masyarakat setempat juga turut meramaikan suasana dengan bersorak dan memberikan dukungan kepada Kapolda baru mereka.
Komitmen Kapolda untuk Kaltara
Dalam kesempatan ini, Irjen Agus Wijayanto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di Kalimantan Utara. Ia berharap agar kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dapat terjalin dengan baik untuk menciptakan situasi yang harmonis.
“Kami bersinergi dengan semua elemen masyarakat agar Kaltara semakin aman dan nyaman. Dengan dukungan masyarakat, kami yakin dapat menjalankan tugas dengan maksimal,” ungkap Agus.
Penerimaan Masyarakat yang Positif
Kedatangan Irjen Agus Wijayanto disambut positif oleh masyarakat. Beberapa perwakilan masyarakat juga menyampaikan harapan akan kepemimpinan Kapolda baru ini. Mereka optimis bahwa Irjen Agus dapat membawa perubahan yang signifikan untuk keamanan di wilayah Kaltara.
“Semoga dengan Kapolda yang baru, Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami siap mendukung apapun yang menjadi program Kapolda,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam sambutannya.
Prosesi adat ini tidak hanya sebagai ajang penyambutan saja, tetapi juga menjadi simbol harapan akan terjalinnya hubungan yang erat antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Utara.