Polda Sulawesi Selatan tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tewasnya seorang pemuda bernama Rafli dalam sebuah peristiwa tawuran. Sebagai bagian dari proses hukum, Kapolsek Tallo dipanggil untuk memberikan keterangan dan menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.
Langkah pemeriksaan ini diambil setelah ditemukan bukti medis yang signifikan dalam proses autopsi korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, diketahui bahwa penyebab kematian Rafli adalah akibat luka tembak. Temuan ini menjadi titik krusial dalam penyelidikan karena mengubah arah pemeriksaan terhadap pelaku atau pihak yang terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.
Pihak Polda Sulsel berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan insiden di lapangan. Pemeriksaan terhadap Kapolsek Tallo dilakukan untuk mengklarifikasi kronologi kejadian serta peran aparat keamanan saat mengantisipasi tawuran yang terjadi di wilayah hukum Polsek Tallo.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan keterangan saksi untuk melengkapi berkas perkara. Proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku guna mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas penggunaan senjata api yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.





