Jumlah korban yang diduga mengalami keracunan massal dalam rangkaian kegiatan Pra-pendidikan (Pradik) Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terbaru, total peserta yang terdampak insiden kesehatan ini telah mencapai 178 orang.
Peristiwa ini terjadi di tengah pelaksanaan kegiatan orientasi atau persiapan bagi para calon dokter spesialis. Gejala keracunan yang dialami para peserta memicu kekhawatiran besar, mengingat jumlah korban yang cukup masif dalam satu rangkaian kegiatan akademik.
Pihak terkait kini tengah melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari dugaan keracunan tersebut. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang tepat guna memulihkan kondisi kesehatan mereka.
Insiden ini menjadi perhatian serius bagi institusi pendidikan kedokteran, terutama terkait standar keamanan konsumsi dan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan acara skala besar yang melibatkan banyak peserta.






