Nasional

Keamanan Rumah Dinas Lapas Cibinong Disorot, DPR Pertanyakan Ketiadaan CCTV

Keamanan Rumah Dinas Lapas Cibinong Disorot, DPR Pertanyakan Ketiadaan CCTV

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan kritik tajam terkait sistem keamanan di lingkungan rumah dinas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Fokus utama kritik tersebut tertuju pada absennya perangkat kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di area pemukiman dinas tersebut.

Yanuar Arif Wibowo, selaku anggota DPR, mengungkapkan keheranannya mengapa fasilitas pengawasan elektronik yang sangat krusial tidak tersedia di lokasi tersebut. Menurutnya, area rumah dinas merupakan bagian penting dari ekosistem keamanan Lapas yang seharusnya mendapatkan perhatian serius dalam hal pengawasan.

Ketiadaan CCTV dinilai sebagai celah keamanan yang cukup mengkhawatirkan. Dalam konteks lembaga pemasyarakatan yang memiliki risiko keamanan tinggi, pengawasan visual melalui CCTV dianggap sebagai standar dasar untuk memantau aktivitas serta mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar kantor maupun tempat tinggal petugas.

Yanuar menekankan bahwa penguatan infrastruktur keamanan tidak boleh diabaikan, terutama bagi area yang menjadi tempat tinggal bagi para petugas yang menjalankan tugas negara. Hal ini dianggap penting guna memastikan perlindungan maksimal bagi personel serta menjaga integritas operasional Lapas Kelas IIA Cibinong.

Lapas merupakan institusi pemerintah yang bertanggung jawab atas pembinaan narapidana dan penegakan hukum pidana. Mengingat tingginya risiko gangguan keamanan, mulai dari penyelundupan barang terlarang hingga risiko pelarian warga binaan, penguatan sistem pengawasan terpadu melalui teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak di hampir seluruh Lapas di Indonesia untuk mendukung efektivitas kinerja petugas di lapangan.

#Lapas Cibinong#DPR RI#Keamanan Lapas#CCTV#Kemenkumham

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
Keamanan Rumah Dinas Lapas Cibinong Disorot, DPR Pertanyakan Ketiadaan CCTV | Portal Solusindo