Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah. Insiden yang terjadi pada Rabu (30/9) malam tersebut menyebabkan area pembuangan sampah mengalami kerusakan cukup parah akibat kobaran api yang sulit dikendalikan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, intensitas api terus meningkat seiring berjalannya waktu. Kobaran api dilaporkan kian meluas dan diperkirakan telah menghanguskan lahan seluas kurang lebih 10 hektare di area TPA tersebut. Kondisi ini membuat situasi di lokasi kejadian menjadi sangat mencekam bagi petugas maupun warga di sekitar kawasan.
Selain kobaran api yang membumbung tinggi, sejumlah saksi di lokasi kejadian melaporkan adanya suara ledakan yang terdengar dari titik api. Ledakan tersebut diduga berasal dari gas metana yang terperangkap di dalam tumpukan sampah, yang kemudian terpicu oleh panas yang ekstrem sehingga menciptakan tekanan tinggi dan meledak.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman masih terus dilakukan untuk mencegah api merembet ke area pemukiman warga atau fasilitas penting lainnya di sekitar TPA Jatibarang. Petugas pemadam kebakaran bersama instansi terkait berupaya keras menjinakkan si jago merah di tengah kondisi medan yang sulit dan risiko ledakan susulan.
TPA Jatibarang merupakan pusat pengelolaan limbah akhir utama bagi masyarakat Kota Semarang. Kebakaran di tempat pembuangan akhir sampah umumnya dipicu oleh akumulasi gas metana yang dihasilkan dari proses penguraian sampah organik secara anaerobik. Jika tidak dikelola dengan sistem ventilasi yang baik, gas tersebut sangat mudah terbakar dan dapat memicu kebakaran besar, terutama saat musim kemarau atau akibat adanya pemicu api eksternal.






