Peristiwa kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan material bangunan dan perangkat elektronik, Trans Home, yang berlokasi di Jalan Yogyakarta-Solo Kilometer 11, Kalurahan Kalitirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Kamis (1/10) siang.
Insiden tragis ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Berdasarkan informasi yang terkonfirmasi, terdapat dua orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Kedua korban dilaporkan terjebak di lantai tiga bangunan saat kobaran api dengan cepat melalap area pusat perbelanjaan tersebut.
Api yang membumbung tinggi membuat proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri. Kondisi bangunan yang luas serta banyaknya material yang mudah terbakar diduga mempercepat penyebaran api, sehingga beberapa orang tidak sempat menyelamatkan diri dari lantai atas.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kebakaran. Fokus utama petugas di lapangan adalah memastikan seluruh area telah aman dan melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerugian materiil maupun korban luka-luka lainnya.
Kejadian kebakaran di pusat perbelanjaan atau bangunan komersial sering kali berkaitan dengan masalah instalasi listrik yang sudah tua atau terjadinya arus pendek (korsleting). Penguatan sistem proteksi kebakaran, seperti penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) yang memadai serta jalur evakuasi yang jelas di setiap lantai, menjadi faktor krusial dalam meminimalisir risiko korban jiwa saat terjadi keadaan darurat di bangunan publik.






