Sebuah insiden memilukan menimpa jajaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Sebuah mobil pemadam kebakaran dilaporkan terbalik dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua orang personel meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika armada pemadam kebakaran sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk memadamkan api yang dilaporkan warga. Dalam upaya memberikan respons cepat terhadap laporan kebakaran, kendaraan dinas tersebut mengalami kecelakaan yang mengakibatkan posisi mobil terbalik di jalan.
Akibat dari benturan keras tersebut, dua petugas pemadam kebakaran yang berada di dalam kendaraan mengembuskan napas terakhir. Kehilangan dua personel ini menjadi duka mendalam bagi rekan sejawat serta Pemerintah Kabupaten Pangkep, mengingat kedua korban gugur saat sedang menjalankan tugas kemanusiaan untuk menyelamatkan warga dari ancaman api.
Kecelakaan ini menjadi peringatan keras mengenai risiko tinggi yang dihadapi oleh petugas pemadam kebakaran, tidak hanya saat bertarung melawan api di lokasi kejadian, tetapi juga dalam perjalanan menuju lokasi darurat. Koordinasi dengan pihak kepolisian setempat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti terbaliknya kendaraan tersebut.
Profesi pemadam kebakaran dikenal sebagai salah satu pekerjaan paling berisiko tinggi karena harus berhadapan langsung dengan bahaya kebakaran, ledakan, serta tantangan medan jalan saat melakukan evakuasi darurat. Di berbagai wilayah Indonesia, kecepatan respons petugas seringkali menjadi kunci utama dalam meminimalisir kerugian materiil maupun korban jiwa, namun hal ini juga menuntut kewaspadaan tinggi terhadap keselamatan berkendara di jalan raya.






