Nasional

Kematian Taruna Poltekpel Aceh: Sudirman Haji Uma Desak Kepolisian Lakukan Investigasi Menyeluruh

Kematian Taruna Poltekpel Aceh: Sudirman Haji Uma Desak Kepolisian Lakukan Investigasi Menyeluruh

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Aceh, Sudirman Haji Uma, mendesak pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait kematian seorang taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh.

Korban yang diketahui bernama Muhammad Rasya Fadilla, berusia 18 tahun, dilaporkan meninggal dunia saat sedang menjalani rangkaian kegiatan masa orientasi di lembaga pendidikan tersebut. Peristiwa tragis ini memicu perhatian serius dari berbagai pihak, mengingat korban masih berada dalam tahap awal pengenalan lingkungan kampus.

Sudirman Haji Uma menekankan pentingnya transparansi dalam proses pengusutan kasus ini. Menurutnya, kepolisian harus bekerja secara profesional dan menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kematian Rasya Fadilla. Investigasi yang tuntas diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta jawaban yang jelas bagi keluarga korban mengenai kronologi kejadian yang sebenarnya.

Permintaan pengusutan ini muncul sebagai bentuk pengawasan terhadap institusi pendidikan, terutama dalam pelaksanaan masa orientasi yang seharusnya menjadi sarana adaptasi positif bagi mahasiswa baru, bukan justru menjadi tempat terjadinya insiden yang mengancam nyawa.

Secara umum, masa orientasi atau pengenalan kampus di berbagai institusi pendidikan di Indonesia sering kali menjadi sorotan publik, terutama jika melibatkan aktivitas fisik yang berat. Banyak pihak mendorong adanya pengawasan ketat terhadap kegiatan orientasi guna mencegah praktik perpeloncoan atau kekerasan fisik yang berpotensi menyebabkan cedera serius hingga kematian, demi menjamin keselamatan seluruh peserta didik baru.

#Poltekpel Malahayati#Kematian Taruna#Sudirman Haji Uma#Aceh#Kriminalitas

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →