Kemenhub dan Organda Perkuat Sinergi Budaya Keselamatan Angkutan Umum
Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) menggelar program kerjasama untuk memperkuat sinergi dalam upaya membudayakan keselamatan angkutan umum di Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sopir angkutan umum terhadap pentingnya keselamatan dan layanan yang baik bagi penumpang.
Dalam acara yang berlangsung di Jakarta pada Senin (23/10), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa keselamatan angkutan umum adalah prioritas utama dalam pelayanan transportasi di Indonesia. "Keselamatan adalah harga mati, khususnya dalam angkutan umum. Kami berharap melalui kerjasama ini, setiap sopir angkutan umum dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dalam berkendara," ujarnya.
Program Pelatihan dan Sosialisasi
Sebagai langkah awal, Kemenhub dan Organda akan meluncurkan program pelatihan dan sosialisasi yang akan diikuti oleh seluruh pengemudi angkutan umum. Program ini mencakup:
- Pendidikan tentang peraturan lalu lintas dan keselamatan berkendara.
- Pelatihan rutin tentang mekanisme darurat di jalan.
- Sosialisasi mengenai pelayanan yang baik kepada penumpang.
Ketua Organda DKI Jakarta, Adi Candra, menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi angkutan sangat penting dalam menciptakan budaya keselamatan. "Kami akan terus membangun komunikasi dan kerjasama yang lebih erat dengan Kemenhub untuk memastikan bahwa setiap sopir tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga meng implementasikannya dalam aktifitas sehari-hari," ungkapnya.
Statistik Kecelakaan Angkutan Umum
Menurut data Kemenhub, angka kecelakaan yang melibatkan angkutan umum masih tinggi. Pada tahun 2022, tercatat lebih dari 1.500 kecelakaan terjadi, yang melibatkan sopir dan penumpang angkutan umum. Oleh karena itu, inisiatif ini diharapkan dapat menurunkan angka tersebut secara signifikan.
Dengan adanya kerjasama antara Kemenhub dan Organda, diharapkan akan terwujud angkutan umum yang tidak hanya aman tetapi juga nyaman untuk digunakan. Masyarakat pun diimbau untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan keselamatan angkutan umum dengan melaporkan keluhan dan saran kepada pihak berwenang.