Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah strategis dengan memimpin pelaksanaan survei Madrid International Plan of Action on Ageing (MIPAA) 2026 di Indonesia. Inisiatif ini dilakukan untuk mengumpulkan data dan masukan penting guna merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi kelompok lanjut usia (lansia) di tanah air.
Pelaksanaan survei ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memetakan kebutuhan riil para lansia, sehingga program bantuan sosial dan layanan kesehatan yang diberikan dapat lebih efektif. Dengan mengacu pada kerangka kerja internasional MIPAA, Kemensos berharap dapat menyusun strategi perlindungan sosial yang lebih komprehensif dan inklusif bagi seluruh warga senior.
Fokus utama dari survei ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi lansia dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari aksesibilitas layanan kesehatan, dukungan ekonomi, hingga peran sosial mereka di lingkungan masyarakat. Hasil dari survei ini nantinya akan menjadi landasan dalam penyusunan rencana aksi nasional yang lebih terukur untuk menyambut tahun 2026.
Melalui pendekatan berbasis data, Kemensos berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada lansia yang terabaikan dalam mendapatkan hak-hak dasarnya. Sinergi antarlembaga juga akan diperkuat agar implementasi kebijakan di lapangan dapat berjalan selaras dengan hasil temuan survei tersebut, demi meningkatkan kualitas hidup para lansia di Indonesia.
Sebagai informasi, Madrid International Plan of Action on Ageing (MIPAA) merupakan kerangka kerja global yang diadopsi oleh berbagai negara untuk menghadapi tantangan penuaan populasi. Program ini menekankan pentingnya hak asasi manusia, pemberdayaan lansia, serta integrasi layanan kesehatan dan sosial untuk memastikan penduduk lanjut usia dapat hidup dengan martabat dan produktif di masa tua mereka.






