Nasional

Kendala Teknis Evakuasi KM Virgo Transport: Penyelam Hanya Mampu Bertahan 20 Menit

Kendala Teknis Evakuasi KM Virgo Transport: Penyelam Hanya Mampu Bertahan 20 Menit

Proses pencarian dan evakuasi korban kecelakaan laut yang melibatkan kapal KM Virgo Transport menghadapi tantangan teknis yang cukup berat. Salah satu hambatan utama yang ditemukan di lapangan adalah keterbatasan durasi penyelaman personel di dasar laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan bahwa para penyelam yang dikerahkan hanya mampu bertahan selama kurang lebih 20 menit saat berada di kedalaman laut. Keterbatasan waktu ini menjadi kendala signifikan dalam upaya penyisiran area kecelakaan guna menemukan korban yang hilang.

Kondisi fisik dan tekanan air di lokasi kejadian membuat stamina penyelam cepat terkuras, sehingga mereka harus segera naik ke permukaan untuk beristirahat dan memulihkan kondisi sebelum melakukan penyelaman kembali. Hal ini menyebabkan proses pencarian memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, mengingat luasnya area yang harus diperiksa secara mendetail.

Meski menghadapi kendala tersebut, tim gabungan tetap berupaya maksimal dalam melakukan operasi pencarian. Koordinasi antarinstansi terus diperkuat guna mengoptimalkan strategi evakuasi agar korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi meskipun dengan batasan waktu penyelaman yang sangat singkat.

Kecelakaan transportasi laut di wilayah perairan Indonesia sering kali menjadi tantangan besar bagi tim SAR karena kondisi geografis perairan yang beragam, mulai dari arus bawah laut yang kuat hingga jarak pandang yang rendah. Penggunaan peralatan selam modern dan dukungan oksigen tambahan biasanya menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi pencarian pada kasus tenggelamnya kapal atau jatuhnya objek ke dasar laut.

#KM Virgo Transport#Basarnas Banjarmasin#Evakuasi Laut#Kecelakaan Kapal#Pencarian Korban

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →