PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Ketika Halal Bukan Sekadar Label di IFD 2026

Oleh: Siti AminahKamis, 02 Juli 2026 pukul 00.57
Ketika Halal Bukan Sekadar Label di IFD 2026
[Iklan AdSense 728x90]

Ketika Halal Bukan Sekadar Label di IFD 2026

Jakarta, 22 Maret 2026 - Dalam era globalisasi saat ini, sekadar label 'halal' tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin cerdas dan kritis. Hal ini menjadi sorotan dalam International Halal Food Festival (IFD) 2026 yang berlangsung di Jakarta, di mana berbagai produsen dan pelaku industri makanan halal berkumpul untuk membahas isu-isu terkini seputar sertifikasi halal dan inovasi produk.

Pada festival yang dihadiri oleh ribuan pengunjung ini, berbagai workshop dan seminar digelar untuk membahas bagaimana produsen dapat memenuhi standar halal yang lebih ketat. Fabrizio Chen, CEO dari salah satu perusahaan makanan terbesar di Asia, menyatakan, "Halal bukan hanya sekadar label, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam proses produksi menjaga kehalalan produk."

Pentingnya Transparansi dalam Proses Produksi

Dalam diskusi panel yang diadakan, para ahli mengemukakan pentingnya transparansi dalam proses produksi sebagai langkah awal untuk meyakinkan konsumen. Dr. Siti Nurjanah, seorang pakar hukum halal, menekankan bahwa industri harus mampu memberikan informasi yang jelas dan akurat mengenai sumber bahan baku dan proses produksi. "Konsumen saat ini cenderung lebih memilih produk yang tidak hanya halal, tetapi juga beretika dan berkelanjutan," ujarnya.

  • Pendekatan Berbasis Komunitas: Produk lokal yang dikembangkan dari bahan baku di sekitar masyarakat dapat menarik perhatian konsumen yang ingin mendukung ekonomi lokal.
  • Inovasi Produk: Pengenalan produk yang menggunakan teknologi terbaru tapi tetap dalam koridor halal, seperti makanan fungsional dan minuman kesehatan.
  • Jaminan Kualitas: Sertifikasi halal yang disertai dengan bukti kualitas produk seharusnya menjadi standar baru dalam pelabelan produk.

Selama festival ini, banyak merek terkenal yang memperkenalkan produk baru yang bersertifikat halal. Rina Amara, manager pemasaran salah satu merek, mengatakan, "Kami ingin menekankan bahwa halal adalah komitmen kami terhadap konsumen, bukan hanya untuk pasar Muslim, tetapi untuk semua yang peduli pada kualitas dan integritas produk."

Penutup

IFD 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk halal, tetapi juga kesempatan bagi semua pelaku industri untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem halal yang kuat. Ketika halal bukan sekadar label, melainkan sebuah prinsip yang diterapkan di seluruh rantai pasokan, konsumen pun dapat lebih percaya pada produk yang mereka pilih.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.